22 Sarjana Kedokteran Unkhair Mulai Pendidikan Koas di RSUD Chasan Boesoirie

Unkhair.ac.id. Setelah menjalani pendidikan kedokteran dan mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked), hari ini Senin, 3 Agustus 2020 bertempat di aula RSUD Chasan Boesoirie  sebanyak 22 orang Sarjana Kedokteran Universitas Khairun angkatan pertama  disematkan menjadi Koas/Coass atau dokter muda. Para dokter muda ini akan melanjutkan pendidikan di RSUD Chasan Boesoirie  serta Rumah Sakit jejaring wahana pendidikan profesi liannya. Berbeda dengan perkuliahan yang dilakukan di ruang kuliah, masa pendidikan koas sudah dilakukan di rumah sakit atau wahana pendidikan kesehatan. Untuk diketahui pendidikan koas angkatan pertama dilaksanakan dibeberapa tempat yaitu RSUD Chasan Boesoirie, RS Sofifi, Rs Tidore Soasio, RS Dharma Ibu, RS Prima, RSIA Ananda, selanjutnya untuk wahana pendidikan lainnya yaitu Puskesmas dilaksanakan di Puskesmas Kota, Puskesmas Siko dan Puskesmas Sulamadaha.

Serah terima peserta koas dari Universitas Khairun ke RSUD Chasan Boesoirie dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba, Lc dan Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Kuntu Daud, SE. serta  Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Malut dr. Hariadi Ahmad. Pada kesempatan itu Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba, Lc diberi kesempatan untuk memakaikan Sneli kepada peserta sebagai tanda resmi menjadi dokter muda.

Acara penyerahan koas juga dihadiri oleh Rektor Universitas Khairun Prof.Dr. Husen Alting,SH.MH beserta Wakil Rektor I, Dr. Suratman Sudjud,SP.MP dan Wakil Rektor II Prof. Dr. Abdul Wahab Hasyim, SE.MSI. dan Wakil DekanI Fakultas Kedokteran dr. Andi Sitti Nur Afiah,S.p.Pk, dan Ketua Program Studi Fakultas Kedokteran dr. Liasari Armaijn,M.Kes. serta para Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Khairun. Hadir pada kesempatan ini juga Direktur RSUD Chasan Boesoirie  dr. dr. Syamsul Bahri MS. HI. Idris, Sp.OG beserta Wakil Direktur RSUD Chasan Boesoirie  dr. Zubaedah Drakel beserta para Dokter di RSUD Chasan Boesoirie . Ketua Pendidikan Profesi Dokter dr. Eko Sudarmo, SpPd. FINASIM dan Sekertaris Pendidikan Profesi Dokter dr. Hilmi Umasangadji, Sp.KJ.

Gubernur Maluku Utara , KH. Abdul Gani Kasuba, Lc dalam sambutannya mengatakan sangat berterima kasih kepada Fakultas Kedokteran Universitas Khairun yang telah mengantarkan cita cita beliau sehingga telah hadir dokter dokter muda di Provinsi Maluku Utara. Gagasan hadirnya dokter asli putra daerah telah lama diupayakan oleh KH. Abdul Gani Kasuba, ide ini hadir semenjak beliau masih menjabat sebagai anggota DPR RI, Wakil Gubernur Maluku Utara sampai menjadi Gubernur dua periode ungkap KH. Abdul Gani Kasuba saat memberikan sambutannya, “Saya sangat bahagia dan berterima kasih kepada Universitas Khairun terutama Fakultas Kedokteran dan para dosennya yang telah bekerja dengan keras sehingga hari ini kita mulai merasakan kehadiran para dokter muda.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Khairun dr. Marhaeni Hasan,S.pA.M.M dalam sambutannya mengatakan persiapan koas di rumah sakit dan wahana pendidikan profesi telah dilakukan sekitar bulan Februari 2020 namun karena pandemi covid-19 sehingga tidak bisa melakukan pendidikan koas. “kami juga telah mengundang orang tua mahasiswa untuk menjelaskan situasi yang ada” jelas Dekan Fakultas Kedokteran Unkhair dr. Marhaeni Hasan dalam sambutannya.  Kegiatan kepanitraan klinik untuk koas akan berlangsung dengan penuh kehati hatian dan sesuai protokol kesehatan, Jika di RSUD Chasan Boesoirie dan wahana pendidikan profesi lainnya terjadi peningkatan pasien covid-19, maka pihak penyelenggara pendidikan koas akan dihentikan sementara waktu.  Kepada Direktur RSUD Chasan Boesoirie  dr.. Syamsul Bahri MS. HI. Idris, Sp.OG beserta para Dokter yang hadir, Dekan FK Unkhair dr. Marhaeni Hasan,S.pA.M.M memohon agar dapat menerima dan berbagi pengalaman serta ilmunya kepada para dokter muda.

Direncanakan para koas akan melakukan kepanitraan kinik sebanyak 14 departemen, namun karena masi masa pandemi maka dikurangi menjadi 4 departemen yakni departemen penyakit dalam, departemen psikiatri, departemen anak, departemen radiologi. Pertimbangan tahap awal dengan 4 departemen adalah untuk melihat situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di RSUD Chasan Boesoirie. Sebelum dan setelah melakukan pendidikan disetiap departeman para koas akan dilakukan rapit test, jika terjadi reaktif maka yang bersangkutan akan dirumahkan selama waktu yang ditentukan dan kemudian dilakukan rapit test kembali, jika hasil rapit test peserta koas non reaktif maka yang bersangkutan bisa melanjutkan ke departemen berikutnya. Dengan situasi pandemik ini pihak penyelenggara harus berusaha untuk menjamin keselamatan para koas dan para dokter. Untuk diketahui para koas tidak melakukan pendampingan atau co-assistant kepada pasien yang terdampak covid-19.

Direktur RSUD Chasan Boesoirie  dr.. Syamsul Bahri MS. HI. Idris, Sp.OG dalam sambutan mengatakan selamat datang dokter muda di RSUD Chasan Boesoirie Maluku Utara, para dokter muda diminta untuk selalu berkoordinasi dengan wakil Direktur pelayanan RSUD, semua bentuk komunikasi harus selalu berkoordinasi agar dapat tersampaikan ke Direktur melalui Wakil Direktur. Semua Dokter ada kode etiknya, untuk itu diharapkan Dokter muda dapat mengikuti kode etik yang berlaku di RSUD yang ada.  Direktur RSUD Chasan Boesoirie  dr. Syamsul Bahri berharap semoga semua Dokter dapat bekerjasama dengan peserta koas. Kepada koas diharapkan selalu menjaga kesehatan dalam menjalankan  tugasnya. *Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.